Mengenal Web Development Beserta Proses Kerjanya

Mengenal Web Development Beserta Proses Kerjanya

Web Development - Aartisto Web Media - Digital Branding

Seiring berkembangnya zaman, web development telah menjadi salah satu bidang pekerjaan yang sangat menjanjikan. Pasti kita sudah tidak asing dengan kata web development, tapi apa sebenarnya pengertian dan bagaimana proses kerjanya ? Artikel kali ini akan membahas apa itu web development dan bagaimana proses kerjanya, Yuk, disimak !

Apa itu web development ?

Development PNG Images | Vector and PSD Files | Free Download on Pngtree

Web development atau pengembangan web, adalah sebuah proses pembangunan dan pemeliharaan situs web. Pekerjaan ini dilakukan di balik layar dengan tujuan untuk membuat situs web yang tampak apik, dan dapat bekerja dengan cepat. Umumnya, selama proses pembangunan, perusahaan akan berpedoman pada kebutuhan dan aspirasi customer mereka. Hal ini dilakukan agar situs web kelak dapat memberikan user experience yang mulus dan tidak membingungkan. Proses pengembangan web meliputi desain web, pengembangan konten web, pembuatan skrip untuk sisi klien dan server, serta pengaturan keamanan jaringan. Dalam pengertiannya yang lebih luas, web development mencakup semua tindakan dan pembaruan untuk memastikan kinerja situs sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan kecepatan yang optimal.

Bagaimana Proses Kerjanya ?

Web Developer Png - Web Design, Transparent Png - kindpng

Ternyata tidak mudah loh prosesnya, Setiap jenis pengembangan memiliki proses kerja yang berbeda berdasarkan jenis situs web, bahasa pemrograman, dan sumber daya yang diperlukan. Berikut proses kerja yang biasanya jadi acuan web developer :

  1. Pengumpulan informasi

Proses kerja pertama dalam web development merupakan pengumpulan informasi. Tahap ini akan menentukan bagaimana langkah-langkah selanjutnya akan terlihat. 

Tugas terpenting dalam tahap pengumpulan informasi adalah untuk mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai tujuan situs web di masa mendatang.

Tujuan utama yang ingin diraih serta tipe audiens yang ingin didapatkan situs juga perlu direncanakan. 

Jenis pengetahuan semacam ini dapat membantu developer dalam menciptakan strategi terbaik untuk proyek mereka pengembangan web mereka.

2. Merancang pengembangan website

Pada tahap proses kerja pengembangan situs web ini, developer perlu membuat data yang memungkinkan pelanggan untuk menilai kualitas tampilan situs web.

Nah, solusi untuk keperluan tersebut adalah membuat sitemap dan wireframe.

a. Membentuk sitemap

mendeskripsikan korelasi antara area utama dalam sebuah situs web. Representasi semacam itu dapat membantu developer dalam memahami fungsi produk akhir mereka nantinya. 

Sitemap juga dapat menunjukkan hubungan antara berbagai halaman dalam situs web.

Dengan pengetahuan ini, developer bisa menilai betapa mudahnya bagi pengguna untuk menemukan informasi atau layanan yang diperlukan dalam situs web.

b. Membentuk wireframe

wireframe adalah representasi visual dari UI yang akan dibuat oleh developer. 

Wireframe tidak mengandung elemen desain seperti warna dan logo. Fitur ini hanya menjelaskan elemen yang akan ditambahkan ke halaman situs.

Sifatnya tidak terlalu berseni, sehingga murah untuk digunakan dalam sketsa produksi.

3. Merancang desain

Proses kerja terakhir dalam web development adalah tahap perancangan desain.

Selama tahap ini, tampilan situs web mulai terbentuk. Semua konten visual, seperti gambar, foto, dan video akan dibuat pada langkah ini. 

a. Layout halaman website

Semua info yang dikumpulkan melalui tahap pertama sangatlah penting. Kebutuhan pelanggan dan target audiens harus diingat saat sedang mengerjakan desain.

Selain itu, desainer juga harus merancang layout halaman web. Rancangan ini bisa dipresentasikan dalam bentuk sketsa atau desain grafis murni.

Fungsi utama layout adalah untuk merepresentasikan struktur informasi, memberikan visualisasi pada konten, dan mendemonstrasikan fungsionalitas dasar dalam situs web.

b. Review dan siklus persetujuan

Setelah semua rancangan desain selesai, pelanggan dan klien dapat meninjau layout dan desain.

Mereka kemudian dapat diminta untuk mengirimkan feedback kepada tim desainer.

Jika pelanggan dan klien tidak yakin tentang beberapa aspek dalam desain situs, desainer harus mengubah rancangan dan mengirimkannya kembali kepada mereka.

Siklus ini harus diulang sampai pelanggan dan klien benar-benar puas dengan rancangan desain pada situs web.

Nah itu tadi penjelasan mengenai apa itu web development beserta proses kerjanya, terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

  • Jam Kerja : Senin - Sabtu - 08.00 - 17.00 WIB